[REVIEW] MONKEYLADA Festival 2015

FESTIVAL SARAT HIBURAN DI TENGAH KOTA

 

Taman Krida Loka, Senayan, Jakarta

Di penghujung tahun 2015 ini, Marygops Studios kembali hadir memanjakan penikmat musik dengan event terbarunya, Monkey Lada Festival. Bertempat di Taman Krida Loka Senayan, debut pertama Monkey Lada Festival ini disambut dengan antusias yang baik oleh para pengunjung. Hal tersebut terbukti dari antrian panjang para penonton yang tidak sabar untuk masuk ke dalam venue sebelum jam pintu utama dibuka. 

Terbagi menjadi dua stage utama dan dua stage kecil: Monkey Land Stage, Promise Land Stage, Coffee Lobbee Stage, dan Brewhaha Stage, Monkey Lada Festival resmi digelar dengan penampilan Dhira Bongs sebagai pembuka. Festival garapan Marygops Studios yang digelar, Sabtu (28/11) juga menampilkan musisi lokal seperti Isyana Sarasvati, GAC, Millane Fernandez, Sandhy Sandoro, Pee Wee Gaskins, Leonardo and His Impeccable Six, serta The Hydrant yang merupakan band kawakan Rockabilly asal Pulau Dewata.

Batalnya The Maine yang dikarenakan oleh satu dan lain hal tidak mengurung niat para penikmat musik yang hadir untuk tetap bersemangat menonton penampil yang lain.

Tepat pada pukul 17:30, Monkey Land Stage resmi dibuka. Para penggemar Before You Exit yang sedari siang sudah tidak sabar untuk memasuki area panggung, berhamburan lari untuk masuk ke dalam agar dapat berdiri di baris depan. Sebelumnya, para penggemar tersebut yang sebagian besar adalah remaja, telah dimanjakan oleh pihak penyelenggara dengan adanya kegiatan Meet and Greet dengan para personil Before You Exit, Connor McDonough, Riley McDonough, dan Toby McDonough. Mereka dibebaskan untuk memeluk, memberi kado, bahkan mengambil selfie bersama.

Tidak hanya menampilkan para musisi lokal dan internasional, Monkey Lada Festival juga mengajak para Stand Up Comedians seperti Ernest Prakarsa dan Soleh Solihun untuk ikut meramaikan acara. Mengisi jeda waktu persiapan untuk Promiseland Stage, para penikmat musik tersebut disuguhkan candaan khas mereka masing-masing.

Setelah penampil pertama Sandhy Sandoro di Monkey Land Stage, Pee Wee Gaskins kembali melanjutkan euforia panas yang ditimbulkan oleh para penonton. Semua serentak semangat menyanyikan lagu-lagu hits Pee Wee Gaskins, termasuk single mereka “Dari Mata Sang Garuda”.

Di sisi lain, Promiseland Stage sudah dipadati oleh para penggemar Toe yang tidak sabar untuk dihipnotis oleh band asal Jepang tersebut. “A Desert Of Human” yang diambil dari album terbaru ‘Hear You’ [2015] menjadi lagu pembuka yang dibawakan oleh grup beraliran post-rock tersebut. Penampilan kali kedua mereka di Jakarta ini ternyata masih disambut dengan meriah oleh para penggemarnya, bahkan banyak diantara mereka yang bergoyang tak beraturan bak tersihir oleh permainan musik Yamazaki Hirokazu dan teman-teman. Toe menutup rangkaian acara di Promiseland Stage dengan alunan lagu “Song Silly”.

Penampilan Before You Exit yang telah ditunggu-tunggu akhirnya di mulai pada pukul 21:00. Para penonton histeris saat McDonough bersaudara itu mulai memainkan hits-hits mereka seperti “Three Perfect Days”, “Soldier”, dan juga beberapa lagu kover seperti “Thinking Out Loud” milik Ed Sheeran, dan “Shut Up and Dance” milik Walk The Moon. Penampilan Before You Exit yang berdurasi 60 menit tersebut ditutup dengan naiknya maskot Monkey Lada Festival sambil bergoyang diatas panggung dengan lantunan lagu “I Like That” milik Before You Exit. 

Akhirnya, tiba juga pada penampil terakhir dari Monkey Lada Festival yaitu The Fratellis. Penampilan mereka dibuka dengan memainkan lagu “Henrietta”. Tiga bersaudara asal Glasgow, Scotland ini semangat menghibur para penonton yang tersisa. Tidak tanggung-tanggung, 15 lagu dibawakan dengan sangat bersemangat. “Runaround Sue” menjadi lagu terakhir yang dibawakan oleh The Fratellis yang menandakan berakhirnya Monkey Lada Festival jilid pertama.

Teks dan foto oleh: Melina Anggraini

Melina AnggrainiComment